Trick Manual Menghapus VIRUS SHORTCUT

Selamat sore konco-konco ku semua, pa kabar ni?, yah semoha kebaikan selalu menyertai setiap jejak kaki sampean kabeh, di samarinda hari ini cukup cerah, semenjak sinar mentari menghanguskan bumi mulai siang tadi dengan teriknya yang berkilau, ternyata sore ini cuaca sangat bersahabat, jadi nulis pun juga enak dan tenang. Langsung saja kawan, artikel kali ini akan membahas seputar dunia virus, yang sudah lama berkecimpung dalam dunia perkomputeran saya yakin sudah tidak heran lagi, tapi bagi yang baru-baru saja belajar menjelajah windows tentunya masih heran ketika tiba-tiba komputer menjadi lemot dan tidak seperti biasanya contohnya akan diulas dibawah ini,

Pernahkah kalian menemukan shortcut yang berlebih pada komputer, flashdik atau media eksternal lainya, padahal shortcut-shortcut ini tidak pernah sampean buat sebelumnya, biasanya jika ada folder dalam sebuah media penyimpanan, virus ini akan membuat salinan berupa folder sampah yang ada embel-embel shortcut didepannya dengan ekstensi ukuran 1 – 2 kb saja, jangan heran inilah yang sudah lama digegerkan oleh dunia perkomputeran, bayangkan jika anda punya 1000 folder di hardisk, dan memang sifat virus ini menyalin secara otomatis folder yang sudah ada maka 1000 folder bisa di copi menjadi 2000, atau 3000 atau lebih banyak lagi jika tidak segera di buang. Terus bagaimana cara ntuk membuangnya

Mengenali cara kerja Virus Shortcut
Untuk melakukan penghapusan virus shortcut, ada baiknya kita mengetahui dulu bagaimana sebenarnya virus shortcut ini menginfeksi komputer kita. Beberapa hal yang perlu sampean ketahui:

· Hal yang pertama dilakukan virus ini begitu menginfeksi adalah membuat base dalam My Document. File base nya bernama database.mdb.

· Virus ini kemudian akan membuat file file autorun.inf di setiap partisi termasuk flashdisk yang tertancap.

· Kemudian virus ini akan membuat file thumb.db (file asli dari komputer bernama thumbs.db)

· Berikutnya, virus ini membuat file Microsoft.ink yang bila di eksekusi, akan langsung mengaktifkan virus.


Jika komputer anda telah terjangkit virus ini, pada task manager akan terlihat ada proses wscript.exe sedang berjalan. Seharusnya, tidak ada proses ini dalam keadaan komputer normal.Memang cukup mudah mengidentifikasi adanya virus dibandingkan dengan membersihkan dan merecover file yang telah terinfeksi.

Cara Menghapus Virus Shortcut – Lakukan secara berurutan yah..!

Setelah mengetahui cara virus menginfeksi, sekarang saatnya mengetahui cara menghapus virus shortcut agar kinerja yang baik bisa didapatkan kembali:

1. Langkah pertama dalam cara menghapus virus shortcut adalah mematikan System Restore di komputer anda.

2. Matikan proses yang sedang dijalankan oleh virus: wscript.exe menggunakan Process Explorer atau dengan software HijackThis

3. Hapus file database.mdb di My Document  
4. Hapus semua file yang telah diduplikat virus.

Langkah terakhir dalam menghapus virus shortcut adalah menghapus semua file autorun.inf yang telah dipasang virus di setiap partisi. Anda dapat melakukan ini dengan software HijackThis

Langkah-langkah diatas merupakan langkah dasar tentang tips menghapus virus shortcut di komputer. Namun cara ini juga dapat digunakan sebagai cara menghapus virus shortcut di flashdisk, karena pada dasarnya flashdisk terinfeksi firus ini akibat terkoneksi dengan komputer bervirus. Cara menghapus virus shortcut untuk flashdisk tidak berbeda dengan langkah yang digunakan untuk menghilangkan virus shortcut di komputer.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati
Masih ingat dengan slogan kesehatan diatas, yups bukan hanya yang bernyawa saja yang perlu diobati, komputer pun ternyata juga perlu diselamatkan dari ancaman virus. Sebagai saran dari Coppaser (admint Coppasus) simak beberapa penjegahan sebelum terinfeksi virus:

1. Pasang anti virus yang Ampuh, ingat kawan seampuh apapun antivirus kalau gak terupdate secara berkala berarti sama saja bohong, saran saya pilihlah antivirus yang ringan tapi punya kerja ampuh dalam membasmi virus, kalau bisa kami sarankan beli yang full versi.
2. Lakukan update anti virus secara berkala, ibarat SIM, antivirus juga mempunyai kadaluarsa. Update antivirus secara online ataupun offline, tergantung kesukaan anda

3. Aktifkan Realtime Protection Anti Virus, ini bersifat wajib, realtime berkerja nonstop pada komputer, jadi selama komputer sampean on antivirus selalu melindungi dari ancaman virus.

Mungkin itu saja yang perlu saya sampaikan, ada kurangnya mohon maaf, jika ada lebihnya itu dari Allah semata.

Disqus Comments