Menjaga Hubungan Jarak Jauh (khusus buat para TKI)

Long Distance Relation

Long Distance Relationship (LDR) atau dalam bahasa indonesianya Hubungan Jarak Jauh adalah hubungan yang sangat berat dan berbahaya, karena fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa berlama-lama dalam kesendirian dari pasanganya dan juga keluarganya, terkadang memaksa untuk mencari pasangan lain ketika berada jauh dari suami/istri. tidak bisa dipungkiri, kini angka statistik perselingkuhan yang disebabkan LDR meningkat drastis dari tahun ketahun, sungguh prestasi sosial yang patut untuk diperbaiki, mengingat kita tidak bisa membiarkan anak-anak (jika sudah mempunyai anak) berada dalam keadaan Broken Home yang mempuyai efek sangat tidak posititf bagi mereka.

sebelum ane membahas lebih jauh, apa saja sih yang bisa menimbulkan perselingkuhan ketika pasangan sama-sama jauh, simak yooooh.. yak yuk yak yuk.. ehehehe (saya kemukakan alasan yang paling sering terjadi)
  1. Perbedaan Pendapat, Suatu ketika saya mendengar obrolan dari laki-laki yang ditinggal istri jadi TKI, dia mengatakan sangat tidak senang dengan cara berpikir dan sifat intimidasi oleh istri terhadap dirinya, istri  merendahkan suami yang dirumah  karena tidak ikut andil dalam mencari nafkah (perkataan yang dilontarkan istri secara tidak langsung). Saya jadi ikut berpikir, kalau toh hubungan jarak dekat (bersama-sama) saja masih ada mis komunikasi, lalu bagaimana dengan yang sedang jauh. Mbak atau Mas sedang sedang LDR, jika Mbak sedang jadi TKI, proses perijinan agar sampean bisa berangkat ke luar negeri itu juga ditandatangani suami, ini adalah bentuk kerja sama keluarga, jadi singgungan perkataan seperti diatas sangat tidak tepat, ingatlah bahwa keputusan untuk menjadi TKI diputuskan secara bersama. dan ini berlaku juga untuk suami yang jadi TKI. pemicu perselingkuhan karena perbedaan pendapat memicu pasangan untuk mencari orang lain untuk mengungangkap keluh kesah, manusia cenderung mencari rasa nyaman, dan setelah nyaman, akan ada banyak kesempatan untuk membicarakan hal lain, dan ini saya rasa sangat berbahaya.
  2. Kebutuhan Biologis, ini yang paling berat kawan, pepatah lama mengatakan, Kalau sudah tau rasanya gula itu manis, pastilah akan mencari gula lagi" saat suami istri sedang LDR dalam jangka waktu tahunan, tentunya rasa kesepian dan ingin dibelai (bukan jablay) sangat mempengaruhinya fisik, ini sangat wajar. hormon testoteran yang lama tidak disalurkan bisa mempengaruhi akal sehat dalam mencari solusi terbaik. tak diragukan lagi, fakta mengatakan lebih banyak orang menyesali perselingkuhanya setelah rasa puas (orgasme) telah didapat. nah siapa coba yang patut disalahkan, saya rasa tidak ada. karena ini fitrah (fitrah manusia punya nafsu). dan kenyataanya lagi, karena sebab inilah  rating tertinggi penyebab perselingkuahn didapat.
  3. Merasa Sudah Mampu Sendiri, seperti halnya alasan pertama. dikarenakan salah satu pasangan sudah mampu menafkahi keluarganya (seperti mbangun rumah, menyekolahkan anak dll. rata-rata sikap ini cenderung lebih banyak dialami sang istri ketika jadi TKWI) akhirnya berlaku tidak sopan terhadap suami, saya sudah sering mendengar cerita dari tetangga dan juga cerita dari yang pernah bercerai karena masalah ini. saya merasa ini hanya karena adanya komunikasi yang tidak positif saja. Namun adakalanya Istri malah langsung meninggalkan suami karena sikap seperti ini. yang patut disadari oleh pasangan yang menjadi TKI. terkadang mengurus keluarga dirumah itu lebih berat dan sulit ketimbang mencari uang. saya sebagai suami pilih cari uang dibandign ngurusi sikecil dirumah, tidak berbakat. hehehehehhehehe.
  4. Godaan Dari Orang Ketiga, wooow, seberapa seringkah anda menggunakan Media Sosial untuk berkomunikasi dengan teman anda dibanding dengan suami atau istri anda??? anda bisa menjawabnya. kawan, secara tidak sadar, rasa nyaman terhadap seseorang itu muncul karena sering, pepatah jawa mengatakan (witing tresno jalaran soko kulino) artinya perasaan cinta itu datang karena sering, ya sering chating, sering ngobrol, sering bertemu atau sering mimpi (hehehehehehe). kasus-kasu perselingkuhan yang berakir perceraian karena godaan dari orang ketiga melalui media sosial sudah bukan kejadian langka, bukan berarti Media sosial itu negatif, tapi saran saya, gunakan sesuatu pada tempat dan kapasitasnya.
  5. Happy Fun, Kalau ini aku ndak terlalu faham. sangat jarang terjadi tapi bisa dipastikan adanya. senang selingkuh itu bukan lagi sebab fitrah manusia, melainkan itu penyakit jiwa. penyesalan setelah pencapaian kepuasan (klimak) sudah tidak menjadi pengingat untuk dirinya sendiri, adakalanya malah bangga dengan apa yang dilakukan, so seberapa hebat anda dalam mencari selingkuhan, suatu hari nanti keluarga anda bisa diselingkuhi juga. dan jangan menyesal dengan keadaan seperti itu. Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika tkaum itu tidak merubahnya sendiri (aku sok bijak yah,, hehehe, sudahlah indahnya berbagi hal positif aja)
Lima hal yang paling sering terjadi sudah saya utarakan diatas, kalau ada yang mau nambah silahkan ditambahi dikolom komentar dibawah. kita lanjut yaaah.. sekarang apa aja sih yang harus dilakukan untuk menghindari godaan-godaan diatas, tentunya sangat banyak sekali dilakukan, dari yang teringan sampai yang agak berat, langsung aja yah kawan, ini dia

  1. Saling berkomunikasi yang baik, Kalau lagi telepon pasangan, gak perlu juga berlama-lama sampai berjam-jam. mungkin mengatakan ini sudah cukup Sayang sudah makan? atau Sayang hari ini acara kemana? atau Sayang, anak-anak sedang apa? dengan nada mesra serta candaan yang membuat tawa lepas pasangan selama beberapa menit tapi sering mungkin bisa memecah suasana hampa ketika jauh (jujur kawan, saya pernah LDR, hal yang paling tidak bisa dicerna adalah karena lama tidak berkumpul, menjadikan tidak ada cerita bersama yang bisa di bicarakan, jadinya kalau telpon lama-lama malah tambah bosan) dan ingat kawan, siapaun yang berbicara (selain pasangan) jangan pernah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, ingatlah hunbungan keluargamu itu antara suami, istri dan anak. pun orang tuapun kalau melaporkan isu-isu yang bisa membuat darah tinngi, sebaiknya didengarkan saja dulu dan mri cari buktinya. so berkomunikasilah dengan pasangan layaknya masa-masa pacaran dulu (kalau ada yang gak pacaran, berkomunikasilah layaknya ketika malam pertama) mendebarkan dan menyenangkan bukan
  2. Jangan sungkan-sungkan mengatakan hal-hal nakal terhadap pasangan, dia milikmu. kebutuhan biologis atau klimaks tidak harus saling mendekap, mungkin suara desahan bisa mebuat pasangan anda melakukan sesuatu, setidaknya kalian berdua (hehehehehehe, cuma saran saja lo yah) ini lebih dari pada harus selingkuh
  3. Berpikirlah bahwa ini bisa karena bersama, sekali-kali jangan singguh masalah tanggung jawab dalam mencari ekonomi, sebelu anda berangkat dan diijinkan, pastinya sudah sepakat bersama-sama. gak ada masalah jika istri harus punya duit lebih banyak dari pada suami, it is just money. tidak ada yang bisa membahagiakanmu selain keluarga ketika kamu banyak uang atau tidak punya uang. wajar toh jika suami tidak pernah dapat uang?? karena mereka mengurusi keluarga dirumah sehingga tidak ada waktu banyak untuk membantu mencari nafkah. kalaupun ada masalah dalam urusan ini, setidaknya kembali pada poin pertama, berkomunikasilah dengan baik.
  4. Orang Ketiga adalah setan dalam wujud manusia, ya tidak diragukan lagi. apa namanya perusak rumah tangga orng lain kalau bukan setan. ingat kawan, penyesalan mendalam akan datang setelah hormon perselingkuhan sudah di salurkan. walaupun pasangan mungkin tidak tau, tapi hati anda akan menyesali seumur hidup. kalau da kebahagiaan selamanya lalau kenapa harus nyari pengganti yang mungkin hanya bertahan beberapa bulan saja. ini hanya masalah testosteron saja
  5. IMAN DAN TAKWA, tameng terkuat dalam diri manusia hanyalah ketika mereka senantiasa mengingat TUHANNYA. perkuat keyakinan anda, banyak-banyak beribadah agar selalu diberi kesabaran untuk menjalani hubungan jarak jauh. Ingatlah, siapa diri kita, jangan hanya karena diuji denga banyak uang, kita jadi lupa akan tujuan MENGAPA SAYA KELAUAR NEGERI MENJADI TKI.
alhamdulillah, 5 masalah dan 5 solusi sudah kita bahas. ini hanya point besar dalam dunia perselingkuhan kawan. jika anda mempunyai point lainnya silahkan ditulis di kolom komentar, mungkin ini bisa membantu saudara kita yang sedang  bimbang dan galau, thank sudah mampir di blog sederhana ini. semua kekurangan mohon di maafkan

Inilah cara menjaga hubungan jarak jauh antara suami dan istri, apakah kamu setuju dengan pendapat saya? 

Disqus Comments