WOW ada 1.850 Jenis Batu Mulia di Trenggalek

Batu Akik Trenggalek

Batu Akik Trenggalek. Tidak bisa dipungkiri bahwa demam batu akik sudah mulai merambah di pedesaan, jika sebelumnya batu akik menjadi trend dan cepat naik daun di kota kota besar namun kini nampaknya sudah mulai menjamah masyarakat desa, bagiamanapun juga ini adalah bentuk uforia dari ketenaran batu akik yang dulunya masih dianggapsebagai barang mistis.

Tidak ketinggalan, ternyata Kabupaten Trenggalek pun ikut mengapresiasi gempita batu akik di seluruh nusantara ini, para kolektor batu akik, penghobi batu akik pemula dan lama, para penjual dan para penambang batu akik, semua ikut merasakan pelet dari batu akik ini, hingga sampai saat ini pun mereka semakin keranjingan untuk memiliki batu akik, tak hanya itu saja bahkan Bupati Trenggalek juga turut mendukung gempita batu akik dengan mengeluarkan surat edaran yang mengharuskan para bawahannya untuk memakai batu mulia ini, mulai dari pegawai di kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan serta merekomendasikan kepada seluruh masyarakat kabupaten trenggalek agar tidak ketinggalan memakai batu akik.
Fakta membuktikan bahwa Kabupaten Trenggalek memiliki bermacam-macam jenis batu akik yang tidak dimiliki oleh daerah lain. peryataan ini diperkuat oleh seorang peneliti dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang pernah melakukan riset geologi di kabupaten trenggalek sejak tahun 1995. Dalam risetnya dia menemukan 1.850 jenis batu alam di Trenggalek.

Namun dibalik banyaknya penemuan akan jenis-jenis batu akik dikabupaten trenggalek malah tidak membuat Trenggalek terkenal dengan potensi batu akiknya. Menurut Ketua Asosiasi Pengrajin Batu Mulia Trenggalek (Asperbamut), Heru Wijaya seperti yang saya kutip dari situs kompas.com menyatakan, minimnya pemahaman perajin batu akik Trenggalek tentang pentingnya “brand”, membuat banyak jenis batu akik asli Trenggalek diklaim oleh daerah lain. Misalnya batu Panca Warna, Jasper, dan Lumut.  “Jenis batu-batu tersebut justru terkenal dengan membawa nama daerah lain di belakangnya,” kata Heru, Sabtu (6/6/2015).

Kendati demikian, dengan mengetahui potensi batu alam di kabupaten Trenggalek seharusnya mem buat kita semakin cinta dengan kabupaten Trenggalek, misalnya dengan memakai batu akik asli dari daerah trenggalek seperti panca warna, atau baru baru ini ada penemuan baru tentang batu akik jenis bacan trenggalek (saya juga pakai lo), sudah membuktikan bahwa kita selalu percaya diri dengan trenggalek, namun dengan niatan memakai batu akik untuk mengenalkan trenggalek pada dunia luas. bukankah ini sudah bisa disebut sebagai salah satu upaya?

Disqus Comments