LANGKA: Telah Lahir Bayi Kembar 3 Di Trenggalek


Masya Allah, semua Itu terjadi atas kehendak Allah. tidak ada segala sesuatu yang terjadi didunia ini kecuali atas kehendak Allah swt, pencipta dan pemilik alam semesta yang dihuni oleh seluruh makluk ciptaannya, tak terkecuali lahirnya Bayi Kembar Tiga yang ada di Kabupaten Trenggalek, suatu nikmat dan rezeki yang di limpahkan kepada hamba NYA sekaligus untuk membuktikan betapa besar kekuasaan Allah tuhan sekalian alam.

Berita bahagia ini berasal dari tetangga sekaligus teman kerja saya sendiri, dia bernama Zainudin Nudin yang pada tanggal 30 agustus kemarin Allah telah memberikan karunia tiga orang anak kembar sekaligus, ketiganya berjenis kelamin cewek dan lahir di RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Sebelumnya tidak ada yang aneh dari kehamilan sang istri dari mas Zainudin ini, ujar beliau persis seperti kehamilan sebelumnya saat sedang hamil anak pertama. Meskipun pada saat bayi masih dalam kandungan, dokter yang memeriksanya memprediksi bahwa yang ada didalam kandungan ada 2 bayi, namun ketika proses kelahiran baru diketahui bahwa bayi yang ada didalam kandungan ada 3 orang, meskipun proses kelahirannya menggunakan metode kedokteran sesar namun alhamdulillah prosesnya berjalan lancar dan kondisi bayi dalam keadaan sehat wal afiat, tutur sang ayah.

Kelahiran bayi kembar tiga di kabupaten trenggalek memang masuk kedalam kategori kelahiran langka, bagaimana tidak, baru seumur umur baru sekarang saya bisa menyaksikan kelahiran seperti itu, Masya Allah.

Anak Mas Zainudin Ternyata Kembar monozigotik atau identik (MZ)
Menurut penuturan Mas Zainudin bayinya kembar tiga dengan satu plasenta, sehingga bisa dimasukkan kedalam kategori kembar monozigotik. Kembar monozigotik terjadi ketika sel telur tunggal terbuahi dan membentuk satu zigot (monozigotik). Dalam perkembangannya, zigot tersebut membelah menjadi embrio yang berbeda. Kedua embrio berkembang menjadi janin yang berbagi rahim yang sama. Tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama (dikenal sebagai monoamniotik) atau berbeda amnion. Lebih jauh lagi, kembar identik bukan monoamniotik dapat berbagi plasenta yang sama (dikenal dengan monokorionik, monochorionic) atau tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik. 

Kembar MZ selalu berkelamin sama dan secara genetik adalah sama (klon) kecuali bila terjadi mutasi pada perkembangan salah satu individu. Tingkat kemiripan kembar ini sangat tinggi, dengan perbedaan kadang-kadang terjadi berupa keserupaan cerminan. Perbedaan terjadi pada hal detail, seperti sidik jari. Bila individu beranjak dewasa, tingkat kemiripan biasanya berkurang karena pengalaman pribadi atau gaya hidup yang berbeda. Penelitian dari Fraga et al. (2005) mengungkap adanya pengaruh epigenetik dalam proses yang membedakan individu-individu yang kembar MZ, akibat berbedanya gen-gen yang diaktifkan. Meskipun ada pengaruh kebiasaan atau pengalaman yang memengaruhi perbedaan-perbedaan itu, ilmuwan beranggapan proses acak lebih banyak berperan dalam perbedaan-perbedaan yang terjadi. Penelitian dengan tikus bahkan menunjukkan adanya perbedaan aktivitas pada histon (terkait dengan epigenetik) dari empat sel pertama yang terbentuk.

Hingga sekarang ilmuwan belum bersepakat mengenai adanya pengaruh genetik untuk kejadian kembar MZ. Tetapi diketahui terdapat beberapa tempat di dunia yang memiliki frekuensi kembar MZ yang lebih tinggi daripada tempat lainnya.

Rasa bahagia sangat tampak diwajah sang ayah, beberapa menit dari proses operasi sesar yang memakan waktu sekitar 30 menit mas Zaenudin membuat postingan di Facebook sebagai upaya untuk mengabarkan kabar baik ini kepada teman-temannya.

Sekali lagi selamat kepada ayah dan ibu dari ketiga bayi cantik ini semoga Allah selalu melimpahkan keberkahan dan kebaikan kepada keluarga tersebut, semoga menjadi anak-anak yang sholehah yang kelak dapat mengangkat harkat dan martabat orang tua. amin

Disqus Comments