Kamu Belum Menjadi Blogger Sejati Sebelum Mengalami Ini.

mastrigus.com apa yang menjadi alasan kamu, sampai-sampai kamu memutuskan untuk menjadi seorang blogger? apa karena tergiur dengan banyaknya artikel yang menulis tentang dapat "mudah mendapat uang internet atau dari aktivitas ngeblog"? atau karena kamu ingin menunjukkan eksistensi diri melalui blogger? atau karena kamu ingin menjadikan blog sebagai tempat pelampiasan atas kekecewaanmu terhadap sesuatu, atau semua alasan diatas memang mewakili alasan sehingga kamu begitu yakin untuk terjun bebas kedalam dunia blog, jika memang ia berarti kita sealiran alias sama bloo, dan salam persaudaraan dari saya kepada ente semua.

Saya sendiri ketika memutuskan untuk menjadi seorang blogger tidak sampai memikirkan persoalan ini panjang lebar, pokoknya mengalir saja, ingin menulis dengan harapan bisa dapat uang dan juga mendapatkan eksistensi, kalau para ahli bisnis menyebutnya personal branding. Alasan ini cukup masuk akal menurut saya, memangnya apa sih sulitnya menulis di dalam blog, cukup menulis dan posting seperti yang dilakukan oleh para mastah. Namun setelah saya benar-benar terjun ke dunia blog, semua alasan tersebut langsung termentahkan. Pasalnya dunia ngeblog tidak se sederhana perkiraan saya, buktinya dari selama saya ngeblog, sampai sekarang saya masih sering dipusingkan dengan masalah ini, bukti inipun diperkuat dengan pernyataan secara tersirat para blogger baik mastah dan newbi melalui banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada seorang ahli. Tidak percaya? coba lihatlah betapa ramainya blog blog yang membahas masalah SEO atau optimasi blog, berbagai pertanyaan mengalir tanpa henti hampir disetiap hari.
Berbagai problem yang dialami oleh seorang blogger terus saja bertambah, misalnya saja ada seorang blogger yang duduk berjam-jam. berhari-hari didepan komputer dengan permasalahan html atau php, itu sudah biasa terjadi. Jika ada orang yang kemudian stres lantaran blog nya tidak kunjung ramai kemudian mengambil jalan pintas nyepam disana-sini, itu sudah biasa terjadi dan jumlahnya semakin banyak saja. Seiring berjalannya waktu, masalah-masalah ini ada yang menjadikan seorang blogger menjadi tambah dewasa dengan blog nya, atau malah menjadi semakin tidak terkendali lantaran kecewa, atau malah berhenti total dari aktivitas blog. itu semua masalah yang akan kita bahas dalam artikel ini, Kamu Belum Menjadi Blogger Sejati Jika Belum Mengalami Hal ini:

1. STRESS DENGAN TAMPILAN BLOG
Tidak bisa dipungkiri lagi kalau tampilan blog adalah salah satu upaya dari kita untuk lebih memanjakan pengunjung. navigasi yang mudah di temukan. Tampilan blog mobile friendly sehingga mudah untuk dibuka melalui smartphone, Tampilan yang membuat banyak infromasi di dalam satu halaman, dan lain-lain. Namun tampilan bukanlah faktor utama dan pertama yang membuat pengunjung betah. Tapi karena artikelnya yang dianggap bermanfaat bagi mereka.

Namun karena masalah tampilan inilah terkadang membuat kita jadi paranoid. Sedikit-sedikit tidak merasa puas dan akhirnya melakukan keputusan yang tidak benar, yaitu mengganti template blog dengan intensitas waktu berlebihan. Padahal ini sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan blog. 

Tapi ya namanya blogger pemula, saya pernah mengganti tampilan blog 10 kali dalam seminggu. dan hasilnya, saya merasa menjadi seorang pecundang sejati. Namun santai saja, Inilah pengalaman kita yang dapat dijadikan pelajaran kedepan.

2. SUDAH RAJIN MENULIS TAPI VISITOR BELUM BANYAK
Masih ingat dengan perkara yang ini? Saking semangatnya ngeblog, konsep komitmen dan continues dalam urusan menulis menjadi slogan kita pertama kali. Alhasil setiap hari kita menulis dengan topik yang paling kita nikmati. Bahkan kita rela kopas atau rewrite dari artikel orang supaya blog yang telah kita buat tidak sepi tulisan. namun seiring berjalannya waktu, komitmen untuk menulis setiap hari ini luntur dikarenakan visitornya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Saya pernah mengalami hal ini yang pada akhirnya malah membuat stress dan tidak terkendali. Visitor adalah tujuan utama dari seorang blogger yang mengharapkan bonus dari google. Pelajaran yang bisa kita ambil dari ini adalah, Jangan berhenti menulis meskipun visitor tidak kunjung ramai, karena kita tidak ngeblog sendirian.

3. DAFTAR KE PENGIKLAN GOOGLE ANDSENSE
Sudah mendapatkan visitor dan menggangap tampilan blog kita bagus, pastinya 8u dari 10 blogger akan melirik peruntungan di google adsense. Yups. mencoba untuk belajar bisnis dari blog dengan menyediakan space untuk iklan. Harapan ini tidaklah salah, dan mungkin juga merupakan gagasan yang benar. Namun ketahuilah, rasa sakit menjadi pengiklan itu adalah ketika sudah ada niat dan melaksanakan niat tersebut untuk melamar di Google Adsense. Alasannya cukup sederhana, yaitu penolakan dari google yang terkadang tidak masuk akal.

4. STRESS BERKALI-KALI DITOLAK ADSENSE
Ini adalah penjelasan paling masuk akal dari point Ke-3, sakit hati yang ditimbulkan lantara lamaran kita kepada google adsense tidak kunjung diterima, meskipun sudah puluhan kali di coba. Alhasil cara-cara instan pun di lakukan, seperti membeli akun adsense yang sudah jadi. Itu juga bisa kita lakukan, namun kawan. Dengan kesulitan yang diberikan google atas lamaran yang telah kita lakukan untuk menjadi penayang iklan adalah upaya terbaiknya. Karena dengan kesulitan itu kita akan lebih menghargai akun yang telah kita dapatkan nantinya. Dengan menjaga konten dan membuat pembaca merasa puas dengan tulisan yang telah kita buat.

5. DI TERIMA GOOGLE ADSENSE TAPI DOLLAR TIDAK KUNJUNG BANYAK
Ini semua berkaitan dengan trafik, trafik berkaitan dengan SERP, serp berkaitan dengan SEO, SEO berkaitan dengan Kita sendiri. Jadi strees adalah pilihan utama ketika akun yang telah kita dapatkan nyatanya tidak kunjung mendapatkan isi dollar sesuai dengan yang telah kita harapkan. Berarti kualitas blog masih kurang bagus. Tapi tidak apa-apa, stress adalah pilihan. tetaplah melanjutkan aktifitas mu seperti biasa, kalau perlu tinggalkan blog sejenak, beralihlah ke dunia lain.

6. ADSENSE SUDAH SIAP DICAIRKAN TAPI DI BANNED GOOGLE
Untuk urusan ini saya tidak bisa komen, tabahkan hatimu saja ya...

Disqus Comments