Disfungsi Media Online Humas Trenggalek

Hubungan masyarakat atau biasa disebut dengan istilah humas adalah praktik mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat. Sebagai sebuah profesi seorang atau lembaga Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi.

Begitu juga dengan Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Hubungan masyarakat pemerintah atau humas pemerintah adalah lembaga humas dan/atau praktisi humas pemerintah yang melakukan fungsi manajemen dalam bidang informasi dan komunikasi yang persuasif, efektif, dan efisien untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan publiknya melalui berbagai sarana kehumasan dalam rangka menciptakan citra dan reputasi yang positif instansi pemerintah. Dalam sebuah organisasi pemerintahan (daerah), humas sering diposisikan sebagai corong atau suara dari pimpinan Pemerintah Daerah dalam hubungannya dengan publik, sehingga menjadi posisi yang terhormat, tinggi, strategis, dan sekali melekat kemampuan dan tanggung jawab.

Bidang Humas Trenggalek memiliki beberapa sarana kehumasan yang biasa digunakan untuk memberikan infromasi kepada masyarakat yang ada di Trenggalek. Pada artikel saya kali ini akan menyoroti sarana yang digunakan Humas Trenggalek dalam bentuk media online. Kenapa media online? karena selama ini dari situlah saya mengetahui bahwa Humas Trenggalek telah melakukan pekerjaan dalam bidangnya yaitu menginformasikan apa-apa yang menjadi kegiatan pemerintah Kabupaten Trenggalek. Dan hanya dari media online ini saya tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah Trenggalek.

Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Trenggalek, memiliki media online yang sejak tahun 2009 lalu telah melakukan upaya informatif kepada masyarakat. Alamat blognya (bukan websites) ada di http://humas-trenggalek.blogspot.com. Dari analisa yang saya peroleh dari intenet, tidak ada perkembangan berarti dari blog ini, semenjak 2009 dibuat, baru pada tanggal 23 juli 2013 web ini tercapture web.archive.org, dan dari tanggal 23 juli 2013 sampai sekarang, web ini masih saja memiliki tampilan yang sama, hanya saja ada perubahan pada kolom komentar yang semula menggunakan kolom kometar bawaan blogspot, kini telah berubah menjadi disqus.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah, kenapa Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Trenggalek masih saja mempertahankan domain blogspot.com? kenapa mereka tidak melakukan perubahan, misalnya mengganti domain dengan top level domain? apakah mereka masih ingin mempertahankan keotentikan blog sesuai saat pertama kali dibuat atau karena mereka nyaman dengan kondisi blog seperti sekarang ini?

Yang jelas, blog Humas Trenggalek masih menggunakan blog gratisan dari google, yang bisa jadi ketika google melakukan perubahan kebijakan untuk menghapus blogpsot, maka habislah sudah informasi yang pernah ditulis oleh Humas Trenggalek, ya meskipun informasinya kadang salah dan tidak terlalu bagus, tapi sebagai blogger, saya akan merasa sedih jika artikel sejumlah 2184 post (saat artikel ini ditulis) yang telah mereka tulis akhirnya hilang. Bagaimanapun juga kita adalah sama-sama blogger.

Mari kita hitung anggaran yang digunakan oleh Humas Trenggalek untuk memelihara situs http://humas-trenggalek.blogspot.com: Biaya domain Rp. 0, Biaya hosting Rp. 0. Biaya template Rp. 0, Biaya penulis Rp. 200.000/artikel (ini hanya asumsi). Jadi sejak tahun 2009 lalu hingga sekarang, sama sekali tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk membuat blog dan merawatnya. Dan semoga saja dalam laporan keuangan mereka tidak ada kata-kata biaya pengeluaran untuk perawatan website (yang sebenarnya blog).

Itu masalah pembiayaan, Humas ternyata sangat pandai menghemat biaya untuk suatu hal penting, mungkin saja falsafah yang mereka pakai adalah "yang penting informasinya sampai", dan untuk urusan human interface, itu urusan paling belakang. Nah kalau asumsi saya ini benar, maka saya sebagai blogger akan langsung angkat tangan, idealisme mereka dalam mempertahankan blog gratisan bisa diacungi jempol (tapi ke arah bawah).

Di tahun 2016, dengan hadirnya dua mantan vokalis band yang sekarang menjadi Bupati dan Wakil Bupati (saya tekankan, sebutan vokalis band itu tidak jelek), ada semangat membara menjadikan Trenggalek sebagai smart city dengan mengusung berbagai konsep media virtual yang mereka katakan sangat ciamik. Muncullah trenggalek-membangun.go.id (semua trenggalekmembangun.id). Salah satu media kebanggaan Pak Bupati dan Wakil Bupati dan tentu kebanggan bagi yang mempunyai ide tersebut. Jika dibandingkan dengan media tersebut, http://humas-trenggalek.blogspot.com seperti menghadapi sakaratul maut. bagi para blogger dan para mastah, ini merupakan ketimpangan yang sangat ketara. Disisi lain pemerintah ingin memiliki wes profesional, disisi lain pemerintah masih sangat demen dengan tampilan standar blogspot. Itu saya analogikakan seperti ini, di sisi lain mereka memakai pakaian lengkap dan rapi, disisi lain mereka masih ada yang pakai cawet. Sungguh sebagai blogger saya merasa terharu.

Bukan bermaksud saya sombong dan keminter, dari 2009 sampai sekarang bukan waktu yang singkat, seharusnya, http://humas-trenggalek.blogspot.com yang relatif memiliki umur lebih panjang dari pada trenggalek-membangun.go.id, seharusnya lebih mampu untuk berdikari dan membuat website (bukan hanya blog) yang berkelas dan mampu menjadi media informasi kinerja pemerintah Trenggalek, bukan malah menjadi menurunnya kualitas.

Yuk sekarang kita cek kualitas http://humas-trenggalek.blogspot.com.
  1. Untuk kecepatan blog berdasarkan analisa google PageSpeed Insights, jika dibuka melalui komputer memiliki nilai 67/100, sedangkan jika dibuka dari handphone memiliki nilai 73/100. Artinya blog ini belum memiliki loading blog yang diharapkan pengguna. Mungkin terlalu banyaknya JavaScript dan CSS yang memblokir perenderan di konten paruh atas. 
  2. Untuk template yang digunakan masih standar dengan penambahan menu navigasi dan slideshow, template yang digunakan bernama Ethereal didesain oleh: Jason Morrow dengan alamat jasonmorrow.etsy.com. 
  3. Blog ini sudah mobile friendly, artinya sudah responsif, jadi bisa adaptasi dengan ukuran layar. (tepuk tangan) 
  4. Belum memakai top level domain, seharusnya kalau punya pemerintah memakai domain .go.id (kalau mau bagus yang memang kudu ngono) 
  5. Dari sisi artikel, terkadang terjadi kesalahan fatal, seperti menulis “bidaya menulis itu sudah ada sejak zaman prasejarah” untuk url artikel ini ternyata sudah dihapus, padahal dengan melakukan ralat saja sudah apik. 
  6. Kurang menarik (ini pandangan dari saya sebagai pengguna).

Menurut hemat saya, karena saya ini adalah orang yang sangat cinta terhadap Trenggalek dan menginginkan yang terbaik dari yang baik, maka ada usul rembuk yang ingin saya sampaikan.
  1. Akan lebih baik mengganti domain blogspot.com dengan top level domain go.id 
  2. Menghosting sendiri konten sekaligus menjelma dari blog ke websites, biar humasnya itu ketara dan bagus 
  3. Membeli template yang bukan gratisan, atau silahkan adakan sayembara untuk para web design Trenggalek untuk membuat template yang berkelas. Labih bagusnya silahkan berkolaborasi. 
  4. Untuk penulis konten, lebih bagus kalau memang ahli dalam bidang tulis menulis. Ingat lo humas itu bertugas menginformasikan kabar sekaligus merayu masyarakat supaya antusia dengan pemangku kebijakan. So, jangan memaksa untuk membuat sebuah berita kalau memang tidak layak untuk dikonsumsi umum 

Tulisan ini bukan untuk mengejek, apabila kata-kata saya ini kurang berkenan ya itulah aslinya diri saya sendiri, saya tidak berusaha untuk menjadi siapapun, termasuk pak soekarno. Mutlak saya hanya ingin supaya Trenggalek layak untuk dipandang dari sisi manapun. Malu lo rasanya kalau ada para blogger mengatakan, itu media-media yang ada di Trenggalek beneran seperti itu?

Cinta itu tidak harus memuji, adakalanya cinta itu diwujudkan dalam bentuk kritik. Kalau tidak mau dikritik, silahkan ke nyebur di laut sana saja. CMIIW.

Disqus Comments