Melihat Keajaiban Anak Setiap Hari

Rasanya sangat membahagiakan sekali jika kehidupan kita di dunia ini ditemani oleh anak-anak kita, karena dengan melihat serta hidup bersama mereka, rasanya seperti melihat diri kita sendiri. Entah itu saat anak menangis, merengek, tertawa, bercanda dan sebagainya, saat itulah aku merasa bahwa dia adalah aku, dan aku adalah dia.

Saat tulisan ini saya tulis, saya sudah mempunyai dua orang anak. Anak yang pertama laki-laki, dan anak yang kedua saya belum tahu jenis kelaminnya apa, karena dia masih berada di dalam kandungan. Meskipun masih janin, namun di antara kami berempat sudah ada interaksi yang membahagiakan.

Anak pertama ku laki-laki, kuberi nama ia Muhammad El Gawang Susilo. Saya tidak bisa menceritakan banyak hal ihwal pemilihan nama tersebut, karena banyak sekali kisah-kisah sebelum nama itu muncul. Dan itu menjadi pengalamanku bahwa, memberikan nama kepada anak pertama itu rasanya sulit sekali. Banyak sekali nama yang akan saya dan ibunya berikan, namun itu tidak mungkin kami lakukan, mengingat sebuah nama tidak boleh terlalu panjang.

El Gawang, seperti itu biasa saya dan ibunya memanggil, namun di usianya yang masih 3,5 tahun dia tidak mau lagi dipanggil begitu. Menurutnya dia harus dipanggil kakak, mengalamatkan bahwa dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang kakak sungguhan. Kalau ku panggil Gawang saja, dia pasti marah, mirip saya waktu kecil.

Alhamdulillah, sejak usianya masih bayi, saya dan ibunya selalu berada di sekitarnya, jadi saya sendiri tahu bagaimana ia berkembang. Mulai sejak ia belajar tengkurap, ia belajar merangkak,ia belajar berjalan, berlari dan bagaimana ia belajar makan sendiri. Menyaksikan hal tersebut rasanya sangat membahagiakan. 

Dalam hidup saya, saya mempunyai satu prinsip, yaitu "sering-seringlah melihat keajaiban supaya dapat bersyukur dengan baik". keajaiban yang ada di dunia ini bisa dengan mudah disaksikan melalui perkembangan anak. Ia, kamu pasti senang melihat bagaimana seorang makhluk Tuhan yang dulunya hanya bisa bicara ba, ba ba, lalu bisa mengenali berbagai macam kosa kata dan bahasa. Itu hanya terjadi pada seorang anak. Jika kamu menyaksikan macam Pak Soekarno yang bisa berbicara banyak bahasa, itu sudah lain lagi. Karena kita tidak tahu bagaimana ia belajar dan menciptakan keajaiabannya.

Untuk itu saya sangat menyukai anak kecil, terutama bayi. Mereka adalah manusia yang mempunyai banyak keajaiban di dunia ini yang bisa secara langsung kita saksikan. Mereka mempunyai semangat yang tak pernah ada habisnya. Tidak percaya? coba kamu lihat di mana mereka bisa patah semangat belajar berjalan? Mereka selalu berusaha terus, belajar, jatuh, berdiri dan berlajar berjalan lagi sampai bisa. Rasanya senang sekali melihat keajaiban setiap hari.

Disqus Comments