Cerita Bayaran Pertama dari Google Adsense

Mungkin hari itu adalah hari membahagiakan, di mana saya jenggiratan (kaget bukan main) lantaran ketika sedang mengecek saldo adsense tiba-tiba ada link western union yang menyatakan "duit kamu sudah bisa diambil bro". Kaget saya ini memang bukan yang pertama kali, cuman mendapatkan pemberitahuan dapat bayaran pas kondisi dompet sedang kosong rasanya seperti menemukan sesuap nasi pas perut lama tak terisi. Alhamdulilah banget.

Mendapatkan reward dari yang kita upayakan memang menyenangkan, di tambah upaya tersebut kita nilai sebagai upaya yang serius dan konsisten. Seperti dari upaya mendapatkan akun google adsense saja, rasanya sangat sulit sekali.

Ndilalah pas lagi malas-malasnya berurusan dengan google adsense, ladalah kok mereka menyetujui pengajuan iklan saya. Bagi mastah yang sudah sering mendapatkan akun GA, tentu cerita saya ini tidak menarik. Tapi bagi blogger yang saat ini belum juga mendapatkan persetujuan untuk memiliki akun GA, tentu menjadi cerita lain.

Jadi sebenarnya ada 3 kesenagan saat berurusan dengan google adsense. Yang pertama adalah saat pengajuan untuk menjadi penayang iklan disetujui, yang kedua adalah saat kita mendapatkan no PIN verifikasi alamat rumah, dan yang ketiga adalah saat kita bisa mencairkan dolar dari iklan. Nah alhamdulillah sekali, saat ini saya sudah mendapatkan ketiga kesenangan tersebut.

Kesenangan saat akun pengajuan google adsense disetujui
Bagi saya yang sangat newbi dalam urusan adsense, hal pertama yang saya lakukan adalah dengan cara mencari informasi bagaimana cara agar mendapatkan akun GA. Tentu mastah blogger yang baik sudah banyak sekali menulis bagaimana cara mendapatkan akun GA.

Saya terapkan apa yang telah direkomendasikan. Mulai dari membuat blog dengan templat bawaan, sampai menulis konten yang original serta menunggu 3 bulan untuk mendaftarkan blog.

Selama itu saya lakukan, nyatanya google belum merestui niat saya untuk menjadi penayang iklan. Jelas ini bukan kesalahan siapa-siapa. Bisa jadi memang google belum melihat keutamaan blog kita sehingga dinyatakan belum mematuhi kebijakan webmaster.

Bisa jadi karena ulasan yang ditulis mastah bukan merupakan petunjuk yang sebenarnya. Tulisan tersebut ditulis hanya berdasarkan asumsi dan pengalaman.

Di saat yang membuat saya frustasi tersebut, akhirnya saya mencoba peruntungan di youtube. Membuat akun GA di youtube, bukan kesulitan yang berarti. Namun seperti yang telah kita ketahui bersama, akun GA di youtube tidak bisa kita pakai di blog, sebelum akun tersebut diupgrade.

Untuk itulah saya mencoba untuk mengupgrade akun GA yang telah saya dapatkan dari youtube. Sekali ditolak, lalu saya mencoba menaikkan kualitas tulisan dan blog.

Eh ternyata, pendaftaran untuk upgrade akun GA disetujui oleh google. Sungguh, email persetujuan yang dikirimkan google kepada saya, merupakan surat cinta yang membahagiakan.

Kesenangan saat no PIN yang diminta datang
Menunggu saldo GA sampai $10, itulah syarat utama supaya kita bisa mengajukan PIN. Dan masa ini telah datang kepada saya. Seperti tutorial mastah yang beredar, saya mengajukan request PIN untuk memverifikasi alamat yang telah saya isi di akun GA.

Sekali pengajuan, PIN tidak datang. Dua kali pengajuan PIN tidan kunjung datang, Hingga sampai tiga kali, PIN juga tidak kunjung datang.

2 kali dalam seminggu saya selalu ke kantor pos, menanyakan apakah ada surat dari google atas nama saya. Pihak kantor pos, selalu menjawab belum ada. heeeem, kirakira nyangkut di mana surat itu?.

Sebenarnya ada cara lain untuk memverifikasi alamat dengan no PIN. Namun fakta ini baru saya ketahui setelah saya membaca salah satu artikel mastah. Dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa, kita bisa memverifikasi PIN melalui form pengajuan yang disediakan google.

Form ini muncul setelah habis masa 3 kali pengajuan, dengan mengirimkan tanda pengenal (KTP). Benar saja, form tersebut muncul. Namun setelah saya mengisi dan mengirimkannya kepada google, ternyata jawaban yang diberikan hanya sekedar ucapan terimakasih.

Sampai beberapa kali saya isi dan kirim, jawaban tetap sama. Tanpa ada penjelasan bahwa akun saya sudah terverifikasi.

Sontak saja, selama setengah bulan, saya dirundung duka. Melihat setiap hari saldo bertambah, namun belum dapat diambil. Khawatir, jika sampai waktu yang diberikan google untuk memasukkan PIN habis, otomatis akun saya akan ditangguhkan.

Nyesek bukan main rasanya. Di tengah keresahan ini, akhirnya saya mencari artikel yang membahas tentang bagaimana cara memverifikasi PIN melalui form google.

Dan di sinilah semangat saya kembali muncul. Dalam artikel tersebut ditulis bahwa, ferivikasi PIN melalui form, bisa dilakukan sebulan setelah mengirimkan pengajuan surat berisi PIN yang ketiga.

Saya ingat saya mengirimkan pengajuan pada tanggal 23, berarti saya bisa memverifikasi PIN pada tanggal 23 bulan berikutnya.

Nah, setelah mengetahu cara ini, akhirnya saya coba kembali mengisi form pengajuan PIN. Tidak ada waktu 15 menit, setelah saya mengirimkan form tadi, akun alamat rumah saya terverifikasi. Rasa senang dan syukur kembali saya ucapkan.

Kesenangan saat bayaran pertama dari google adsense
Akun penayang disetujui, PIN sudah terverifikasi, selanjutnya adalah menunggu bayaran. Sebenarnya saat saya berhasil verifikasi PIN, saldo saya sudah melebihi ambang batas minimum.

saya bisa langsung payout. Namun karena saya melakukan verifikasi pada tanggal di mana layanan pembayaran bulan itu sudah terlambat. Saya tidak bisa berharap langsung bahwa saldo GA bisa dicaarikan. Begitulah anggapan bodoh saya.

Namun tanpa dinyana, waktu itu uang didompet memang sudah habis, pun kebutuhan sudah tidak mau diajak kompromi. Pokoknya harus ada uang waktu itu. Sehari setelah berhasil mendapatkan PIN tadi, saya coba mengecek saldo GA.

Ladalah, ada satu link baru muncul di payment, saya klik link tersebut, dan ternyata berisi laporan bahwa saldo anda sudah bisa dicairkan.

Rasa senang bukan kepalang, tapi tidak mabuk kepayang, walhasil saya segera pergi ke kantor pos dan melakukan pencairan. Pokoknya yakin, apa yang kita upayakan pasti ada hasilnya. Alhamdulillah.

Disqus Comments