Meski 9-0 Tetaplah Semangat Philipina

Sengaja saja kasih judul yang tidak indonesia banget bukan berarti saya ini tidak pancasila. Justru karena saya Indonesia saya kasih judul begitu.

Pertandingan kedua Timnas Indonesia U-19 baru saja usai. Lawannya adalah negara Philippines. Dan skor yang berhasil digondol Indonesia dipertandingan kedua ini sangatlah fantastis, 9 untuk Indonesia dan 0 untuk Philippina.

Dengan kemenangan ini berarti Indonesia belum terkalahkan oleh lawan. Myanmar harus mengakui kehebatan pemain-pemain Indonesia, begitu juga dengan Philippina. Garuda muda garapan om Indra ini sudah membuktikannya.

9-0 bukan angka wajar untuk pertandingan sepakbola, meski sudah banyak terjadi, namun bisa dipastikan kalau salah satu tim lebih mendominasi permainan daripada tim lainnya. Bisa jadi tim yang kalah memang masih mencari aura-aura pertandingan sehingga bisa dikatakan belum terlalu siap.

Tapi apapun itu, kemenangan ini jangan sampai menjadi virus nalar arogan bagi Indonesia, karena bagaimanapun juga pertandingan belum usai sedangkan bola itu bundar.

Dimenit-menit akhir, ada insiden kesengajaan dari kiper Philippines sehingga dia harus diganjar kartu merah. sebuah keputusan frustasi yang tidak perlu sebenarnya, namun itu nyata terjadi. Penalti digelar dan Indonesia menambah poin kemenangan.

Gimana ya? Rasanya tidak marem mendapat kemenangan dari kelemahan yang selemah-lemahnya dari musuh, mungkin 2-0 cukup untuk membuktikan bahwa Garuda Indonesia memang keren. Tapi bagaimana lagi, Indonesia tidak seperti tim Malaysia yang ketika mengungguli lawan lawas tepar dan banyak aksi pesakitan. Pertandingan harus lanjut, meski simpati digulirkan tapi kompetisi tetap harus dilanjutkan.

Karena sering mendapati gawangnya kebobolan inilah akhirnya kiper benar-benar depresi serta frustasi. Saya sendiri sempat trenyuh melihat kiper Philipina sempat meneteskan air mata, mungkin ia tidak tahu lagi harus bagaimana hingga memutuskan untuk bertindak ceroboh.

Yang pasti, saat musuh benar-benar tak berdaya sudah selayaknya orang Indonesia menunjukkan empatinya. Saat musuh terlihat lemah saat itu pulalah simpati dan dukungan harus dikeluarkan. Indonesia memang begini.

Mereka pemain-pemain muda, masih 19 tahun, kesempatan untuk menjadi juara sangat terbuka lebar. Untuk itu tetaplah semangat Philippines, karirmu masih panjang dan jelas, kekalahanmu karena membela negaramu. Setidaknya nasibmu dipersepakbolaan masih cerah, tidak seperti saya yang tidak jelas ini.

Tulisan sejenis:
Indonesia vs Myanmar, Lifestyle Baru Para Pemain Sepak Bola Asia

Dan bagi Timnas Indonesia U-19, yaaaah kalian adalah kebanggaan. Kalianlah yang dapat menghibur rakyat Indonesia disela-sela kekalahan menjalani hidup ini. Bagi saya, kalian adalah malaikat tak bersayap namun mampu berlari sepanjang permainan untuk mengharumkan nama bangsa.

You Might Also Like: