Skip to main content

follow us

Geis, sudah tahu file SVG apa belum? Jika belum ada baiknya kita ketahui bersama supaya pengetahuan kita bertambah.

Menurut Wikipedia SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics, yakni format gambar yang menggunakan XML (eXtensible Markup Language) sebagai dasar untuk membentuk gambar vektor dua dimensi. SVG adalah format gambar yang dikembangkan oleh Word Wide Web Consortium (W3C) sejak tahun 1999.

SVG sangat unik karena memuat beberapa kelebihan dibandingkan dengan file ekstensi lainnya, keuntungan tersebut misalnya:
  1. File sumber SVG dapat dibaca dan modifikasi dengan menggunakan hampir semua tool/text (misalnya notepad).
  2. File sumber SVG berukuran lebih kecil dan dapat dikompresi dibanding dengan format gambar JPEG dan GIF.
  3. Gambar dalam format SVG bersifat scalable/diresizing.
  4. Gambar dalam format SVG dapat dicetak dengan kualitas yang tinggi dan sama baiknya pada berbagai resolusi.
  5. Gambar dalam format SVG bersifat zoomable. Setiap bagian dari gambar dapat di zoom tanpa degradasi mutu.
  6. Text dalam SVG “selectable” dan “searchable” (sangat berguna dalam peta).
  7. SVG dapat bekerja dengan Teknologi Java.
  8. SVG merupakan “open standard”.
  9. SVG merupakan murni XML.
File ini kerap saya temui ketika memutuskan untuk menggunakan Inkscape. Si aplikasi grafis yang kini jadi kecintaan saya ini memakai ekstensi penyimpanan berupa SVG. Berbeda dengan corel draw yang memakai ekstensi .cdr atau photoshop yang memakai ekstensi .psd.

Jadi SVG bagiku adalah sesuatu yang baru, karena memang dalam menggunakan aplikasi Inkscape juga masih tergolong baru.

Namun ada kendala yang saya temui ketika memakai file SVG. Pasalnya, windows tidak bisa membaca thumbnail saat di menu file explorer. Jadi, file asli inkscape tidak bisa menampilkan thumbnail desain. 

Repot ketika harus menghafalkan nama file saat ingin membukanya. Karena saya lebih ingat terhadap gambar ketimbang nama, dan tidak mungkin saya membuka satu-persatu file untuk mengetahui apa yang ada di dalamnya.

Karena SVG menggunakan XML maka, file yang kita simpan, dapat dibaca oleh internet explorer (IE) bawaan windows. Tanpa melakukan upaya untuk menampilkan thumbnail, yang muncul adalah file dengan icon internet explorer.

Cara Memunculkan Thumbnail File SVG di Winndows

Kabar baiknya, hal ini bisa kita atasi dengan mudah. Hanya cukup menambahkan svg-explorer-extension, kita bisa melihat thumbnail dari file SVG. Jadi file  yang semula hanya memunculkan icon IE, dengan ekstensi ini, kita bisa melihat thumbnailnya.

Oke langsung saja
  1. Silakan buka situs ini: svg-explorer-extension
  2. Download sesuai dengan tipe windows kamu
  3. Instal file tersebut seperti biasanya saat menginstal file exe
  4. Setelah selesai, klik kanan salah satu file berekstensi .svg kemudian pilih Properties - klik Change pada pilihan Open With, dan kemudian pilih Internet Eksplorer.
  5. Selesai
Nah, mudah bukan, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.

You Might Also Like:

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.
Buka Komentar