Skip to main content

follow us

Geis, liburan itu perlu, rekreasi itu penting, sebagai sarana untuk melepaskan penat. Bahkan saya yang tidak punya beban kerja saja, merasakan kepenatan cukup tinggi. Apalagi kamu (iya kamu kui lo) yang bekerja mulai dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Saya sudah merasakannya, dan rasanya memang tidak enak.


Minggu, 08 April 2018, saya akhirnya dapat mengunjungi kembali destinasi Wanawisata Banyu Anget yang terletak di Desa Dukuh Kecamatan Watulimo.Kedatangan yang sudah kesekian kali ini, hanya untuk memenuhi hasrat bisa berenang di sungai yang airnya masih sangat alami dan jernih.


Saya berani mengatakan begitu, karena, menurut keyakinan kuat saya, bahwa sungai yang masih banyak ditempati oleh urang kambu (sejenis udang ukuran kecil dan tubuhnya transparan), itu adalah sungai yang airnya masih alami.


Keberadaan urang kambu di sungai tersebut, bisa saya buktikan sendiri dengan mata telanjang, Geis. Karena mata saya pada waktu itu tidak sedang memakai celana dalam, jadi bisa melihat secara langsung koloni urang kambu di sungai tersebut.


Yups, Urang Kambu dan Banyu Nget merupakan wanawisata yang memanfaatkan aliran Sungai Keping. Destinasi wisata ini menyuguhkan kesan hutan dengan aliran sungainya.

Bagi yang penasaran, bisa langsung melihat video saya ini. Tapi, plis, jangan menertawakan karya tersebut ya.


Gimana, Geis? Asyik to? Yuks, jalan-jalan ke Watulimo.

ARTIKEL KEREN LAINNYA:

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.
Buka Komentar