MAS TRIGUS

follow us

Solusi Softbrick Xiaomi Redmi 4X Locked Bootloader

Solusi Softbrick Xiaomi Redmi 4X Locked Bootloader

Xiaomi hingga saat ini menjadi salah satu handphone yang paling menjadi primadona di pasaran gadget. Pasalnya ini disebabkan dengan harga yang terjangkau namun mendapatkan kelas handphone yang tidak bisa dianggap remeh.

Saya memiliki Xiaomi Redmi 4x Ram 2 GB, beberapa waktu lalu saya pernah mengulasnya di blog ini. Jika kamu ingin membacanya, silakan buka artikelnya melalui link di bawah ini:

ARTIKEL SEBELUMNYA:
Kepuasan Membeli Xiaomi Redmi 4X
Kelebihan Xiaomi Redmi 4X
Cara Ganti Font Xiamoi Redmi 4X
Cara Mengubah Kamera Redmi 4X Menjadi DSLR


Sekitar satu tahun yang lalu (terhitung dari artikel ini ditulis) saya membeli Xiaomi Redmi 4X, dan selama itu pula saya belum pernah mendapatkan masalah dengan HP ini. Dalam arti, secara kualitas hardware dan software, Redmi 4X tidak bisa dipandang sebelah mata. Terbukti dari pengalaman saya sendiri.

Namun, karena keusilan saya untuk melakukan oprek, 4X saya menjadi sotfbrick alias mati tidak mau masuk ke boot animasi, apalagi masuk ke menu utama.

Ceritanya begini, awalnya saya ingin melakukan rooting pada device ini, itung-itung ingin memasang aplikasi Google Camera supaya kamera pada 4X menjadi seperti kamera DSLR. Dan untuk tahap ini saya berhasil melakukan root dengan memasang TWRP Santoni.

Yang mengherankan adalah, seharusnya ketika saya memasang TWRP tersebut (sebelum melakukan root), saya harus melakukan unlock bootloader terlebih dahulu, karena prasyarat utama itu, namun meski unlock ini tidak saya lakukan, device bisa di root dengan mudah.

Jadi kesimpulannya adalah, niat untuk memasang Google Camera tidak ada kendala yang berarti, cara itu sukses saya lakukan dan HP bisa saya gunakan seperti biasanya.

Redmi 4X menolak proses input dari aplikasi XiaoMi Flash Tool, karena bootloader masih dalam keadaan terkunci.

Nah, setelah itu, muncullah keinginan untuk mengembalikan 4X menjadi seperti aslinya. Cara yang saya gunakan adalah dengan menghapus TWRP Santoni menjadi TWRP bawaan (asli), proses replace TWRP berhasil dan ini membuat saya lega.

Namun, ada yang janggal, ternyata ketika 4X dihidupkan, pas di mode boot animation,  ada keterangan unlocked bootloader, artinya, HP saya dalam keadaan unlock. Seharusnya, jika ingin mengembalikan ke setelan awal seperti aslinya, keterangan semacam itu tidak ada.

Akhirnya saya mencari cara bagaimana supaya 4X bisa Locked kembali. Dan cara yang saya temukan, ternyata cukup mudah, yaitu dengan cara menggetikkan sebaris kode di perintah CMD Fastboot. Dengan cara tersebut, HP kembali terlocked.

Sampai pada tahap ini, muncullah masalah utama, yaitu 4X menjadi softbrick. Ciri-cirinya adalah saat handphone dihidupkan (dengan menekan tombol power), responnya cukup lambat dan hanya menampilkan logo MI tidak lebih dari 1 detik. Cuma mak lap dan HP mati lagi.

Mencari Solusi Redmi 4X Softbrick

Cukup banyak artikel yang saya baca tentang bagaimana cara menghidupkan 4X yang lagi softbrick, dari satu persatu artikel sudah saya terapkan, namun tidak satupun yang berhasil.

Misalnya dengan cara melakukan flash ulang dengan aplikasi XiaoMiFlash.exe, namun tidak bisa. Hal ini sangat mudah ditebak, Redmi 4X menolak proses input dari aplikasi tersebut lantaran bootloader masih dalam keadaan terkunci.

Pokoknya mah, berbagai cara sudah saya lakukan tapi Redmi 4X tidak bisa dihidupkan. Saya menjadi curiga bahwa berbagai tutorial yang saya baca tersebut berasal dari penulis blog yang tidak menuliskan tutorial dari pengalamannya, tapi dari hasil njiplak tulisan orang lain.

Dan cara-cara menghidupkan Redmi 4X Softbrick, belum bisa saya lakukan. Padahal saya sudah mencobanya selama 5 jam, namun tidak membuahkan hasil. Apes. Geis.

Mencoba Test Point Pada 4X Softbrick

Cara ini terbilang cukup rumit, Geis, karena kita harus membuka casing belakang. Itu berarti kita membutuhkan peralatan bongkar seperti obeng dan pencungkil. 

Resiko lebih besarnya adalah, jika kita tidak pernah membongkar HP maka resiko terjadinya permasalahan baru juga lebih besar, misal ada komponen yang tanpa sengaja menjadi rusak, atau salah dalam pemasangan soket kabel, dan lain-lain.

Namun, meski resikonya terlalu besar, saya tetap menjajal teknik test point, ini hanya persoalan kenekatan saja. Pikir saya, jika ini gagal dan malah rusak, akan saya banting saja.

Tutorial sudah saya dapatkan, step by step pembongkaran HP juga sudah saya lakukan, hingga menemukan titik-titik mekanik yang dimaksudkan oleh sang tutor, ia menyebutnya dengan istilah test point. Berikut inilah gambarnya


HP Redmi 4X saya bongkar, lantas test poin pun saya lakukan, dengan cara melepas kabel soket baterai dan soket lainnya. Saya gunakan klip kertas untuk membuat konektor yang akan menghubungkan dua titik seperti gambar di atas. 

Cara ini katanya adalah cara terakhir untuk dapat melakukan flashing Redmi 4X, namun naas, meski dua titik tersebut sudah saya hubungkan, tidak ada tanda-tanda apapun di laptop, bahkan di HP. 

Saya mencoba hingga puluhan kali, dan tetap tidak ada efeknya. Otomatis, sayapun jengkel. Ini hp kok sulit sekali dihidupkan kembali.

Solusi Akhir Softbrick Xiaomi Redmi 4X Locked Bootloader

Berbagai cara sudah dicoba, dan tetap tidak membuahkan hasil. Namun saya belum putus asa. Saya menyadari jika dengan metode flash memakai fastboot dan aplikasi sejenisnya belum bisa melakukan, masih ada satu cara yang bisa ditempuh. Yaitu dengan metode JTag (atau sejenisnya), yakni motode memasukkan firmware langsung ke dalam chip penyimpanan dengan alat tertentu.

Alhamdulillah, dengan metode ini Xiaomi Redmi 4X saya kembali normal seperti sediakala, bahkan seperti baru beli. Meski data habis (masih punya backup data sebelumnya) yang penting handphone kembali seperti sediakala dan Locked. Sampai di sini permasalahan selesai, Geis.
Reaksi:

ARTIKEL TERKAIT:

DISCLAIMER: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Hubungi 081231756711 (WA Only). Donasi ke: Paypal atau Pulsa
Buka Komentar