Skip to main content

follow us

Kapan terakhir kali anda memperbaiki blog anda? Terutama pada bagian link aktif. Link aktif adalah link yang tertanam pada blog dan memiliki sifat direct instan yang apabila di klik, akan langsung menuju pada alamat url tersebut.

Lazimnya setiap blogger pernah menanam link aktif pada blognya, baik link internal maupun link eksternal. Pemasangan ini memiliki banyak tujuannya, seperti untuk memunculkan backlink atau untuk menautkan artikel terkait dalam blog.

Link internal adalah link yang bersumber dari alamat blog sendiri sedangkan link eksternal adalah link yang bersumber dari blog orang lain. Keduanya memiliki sifat yang sama, yaitu selalu mengarah langsung pada alamat web/blog yang dituliskan. Tentu saja, jika keduanya dibuat aktif. Jika tidak aktif, link tersebut hanya seperti teks biasa.

Penggunaan link pada blog sangatlah penting. Seperti yang telah saya sebutkan di atas. Link internal aktif dapat memudahkan pengguna blog (user/pengunjung) untuk menemukan artikel terkait sesuai tema yang relevan. Juga untuk membuat backlink bagi blong lain.

Backlink hingga saat ini masih sangat dipercaya blogger bisa meningkatkan posisi blog pada SERP, meskipun menurut pendapat sebagian orang, ini sudah tidak lagi relevan. Karena beberapa update algoritma google malah menganggap bahwa backlink yang tidak beraturan, malah akan memperburuk citra blog itu sendiri.

Nah, di dalam artikel kali ini, saya akan membahas tentang Broken Link dan bagaimana cara memperbaikinya. Oleh karena itu, kamu jangan beranjak dari blog ini sebelum membacanya hingga tuntas.

Broken Link (404 Page Not Found)

Broken artinya rusak, dan link artinya tautan. Jadi yang dimaksudkan dengan broken link adalah tautan yang rusak. Kerusakan link disebabkan oleh banyak faktor. Namun yang paling identik adalah, link sudah mati atau diubah.

Contoh kasusnya seperti ini: "Saya membuat sebuah artikel dengan link mastrigus.com/jawarablogger, kemudian artikel link artikel tersebut ditautkan (ditanam) pada blog A (katakanlah saya beriklan di blog tersebut). Suatu ketika saya menghapus artikel tersebut dan otomatis menyebabkan linknya juga hilang. Pemilik Blog A tidak menyadari bahwa saya telah menghapus artikel tersebut dan lantas membiarkan saja itu terjadi. Link mati yang tertanam di Blog A tadi adalah broken link. Jika di klik akan menuju pada halaman error 404.

Beberapa kasus penyebab broken link ini di antaranya adalah:
  • Url ditulis salah
  • Halaman tertaut telah dihapus
  • Alamat url telah berubah
  • Alamat tertaut tidak ramah pengguna (lazimnya karena laman lambat di load, hingga menyebabkan bad link)
Kasus terjadinya broken link, didominasi oleh link yang rusak atau link sudah tidak ada lagi. Oleh karena itu, sebagai blogger kita harus memeriksa internal link dan eksternal link secara bertahap, supaya tetap profesional.

Dampak Broken Link

Ternyata, dampak broken link ini cukup memusingkan, pasalnya yang terdampak bukan hanya kita sendiri (pemilik link) melainkan juga orang lain. Beberapa yang terdampak broken link adalah:
  1. Pemilik Link. Menyebabkan kesalahan yang secara otomatis menampilkan halaman blog kita berisi pesan kode 404 Page Not Found, yang artinya, halaman tidak ditemukan. Jika kita tidak segera memperbaikinya maka robot google bisa saja menganggap bahwa blog kita tidak bagus.
  2. Orang yang Memasang Link. Ini menyebabkan kerugian cukup besar bagi pemilik blog tersebut. Karena Google akan menganggap website tersebut memberikan rujukan yang tidak berkualitas, dan mengindikasikan bahwa website atau blog anda tidak terawat dengan benar.
  3. Pengunjung. Kita pasti pernah merasakan kekecewaan ketika meng-klik tautan tertentu dan ternyata dibawa pada halaman 404.
Intinya, broken link in meskipun dianggap hal biasa, namun cukup membawa dampak buruk bagi kelangsungan blog. Oleh karena itu kita sebagai pemilik blog harus bijak. Artinya, kalau punya blog uruslah dengan baik.

Dari ulasan di atas, saya akan membawa anda fokus pada persoalan broken link yang ada dalam blog kita sendiri. Karena ini yang paling mungkin untuk segera kita benahi. 

Broken link ini bisa terjadi pada link internal anda sendiri yang telah anda ubah namun namun tautan lamanya masih tertanam di artikel anda yang lain atau link eksternal yang sudah mati dan anda tidak menyadarinya.

Memperbaiki Broken Link

Sekarang mari kita bekerja memperbaiki broken link di dalam blog kita. Ini adalah inti dari artikel yang saya tulis. Pastikan kamu memahami terlebih dahulu ulasan di atas supaya kamu tahu apa yang akan kamu lakukan. 

Namun jika masih sulit memahami, mungkin disebabkan tulisan saya yang masih sulit untuk dipahami. Maafkanlah.

Dalam mengatasi broken link ini kita akan memakai layanan dari pihak ketiga, yaitu Online Broken Link Checker. Kenapa begitu? Karena saya rasa ini yang paling mudah dan simple. Ikuti langkah-langkahnya.

Silakan akses alamat ini https://www.brokenlinkcheck.com/broken-links.php  ini adalah situs yang membantu kita untuk mengecek broken link secara online dan gratis.

Setelah terbuka, anda akan mendapati halaman web seperti ini, silakan ketik alamat blog kamu dan isi juga kode pengaman lalu klik Find broken links now


Tunggu proses pencarian selesai, namun sambil menunggu situs tersebut berproses kita bisa bekerja banyak. Oh ya jika ingin mengecek keseluruhan broken link, silakan pilih Report all occurrences of each dead link (may be slower).

Setelah itu kamu akan mendapati laporan berupa link yang rusak, baik dari link internal maupun link ekternal. Tergantung apakah blog kamu memiliki broken link atau memang sudah clean. Contoh hasil pemeriksaan ini ditunjukkan seperti gambar di bawah ini:


Saat pertama kali mengecek blog saya sendiri, ada 57 broken link yang tertanam di dalam blog. Jumlah yang membuat saya duduk 1 jam di depan laptop dan membersihkannya satu persatu. 

Untuk memperbaikinya, ikuti cara ini:
  1. Klik url, kita akan diarahkan pada halaman post yang memiliki broken link.
  2. Buka dashboard blog kemudian menuju edit post artikel yang dimaksud.
  3. Cari broken link seperti yang tertulis dalam kolom di atas.
  4. Silakan hapus link aktif tersebut atau perbaiki hingga menuju pada link yang benar.
  5. Lakukan satu persatu hingga blog kamu bersih dari broken link.
Apabila kamu sudah yakin telah memperbaiki broken link tersebut, silakan cek sekali lagi untuk memastikan tidak ada artikel yang tertinggal. dengan begitu, tidak ada lagi error 404 di blog anda. Kecuali, ada seseorang yang jahil kepada anda dengan menanam link error di blog milinya dan merujuk pada link blog anda. Kalau sudah gitu, urusannya panjang. Semoga bermanfaat.

UPDATE:
Gaes, ada tool lain yang bisa anda gunakan untuk mengecek keberadaan link mati/broken link. Tools ini bida diakses secara online.

Silakan akses situs dead link checker di deadlinkchecker.com, cara penggunaannya hampir sama dengan cara yang saya tulis di atas.

ARTIKEL KEREN LAINNYA:

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.
Buka Komentar