Skip to main content

follow us

Wuih, Gaes, ada peraturan baru di Bali loh, mulai tanggal 10 Oktober, Lembaga Pemerintahan dan Lembaga Swasta diwajibkan untuk memakai Busana Adat Bali. Penerapan  Penggunaan Busana Adat Bali dilakukan pada jam kerja setiap Hari Kamis, Purnama, Tilem, dan Hari Jadi Provinsi pada tanggal 14 Agustus.



Tujuan Hari Penggunaan Busana Adat Bali yaitu untuk mewujudkan:
  1. Menjaga dan memelihara kelestarian Busana Adat Bali dalam rangka meneguhkan jati diri, karakter, dan budi pekerti;
  2. Menyelaraskan fungsi Busana Adat Bali dalam kehidupan masyarakat sejalan dengan arah pemajuan Kebudayaan Bali dan Indonesia;
  3. Mengenali nilai-nilai estetika, etika, moral, dan spiritual yang terkandung dalam budaya Bali untuk digunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional; dan
  4. Mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan industri busana lokal Bali.
Nah, meski terapan memakai Busana Adat ini masih diberlakukan untuk para pegawai di lingkungan Lembaga Pemerintahan, guru, tenaga kependidikan dan peserta didik, namun sudah menunjukkan hal positif untuk mendorong kemajuan daerah tersebut. Kenapa bisa begitu? Yups, karena bahan-bahan yang di gunakan memanfaatkan produk dan industri lokal Bali.


Komitmen pemerintah ini telah dituangkan dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018, yang berarti setelah peraturan ini diundangkan, akan ada banyak masyarakat Bali disetiap hari Kamis, memakai busana adat. Keren kan.

Untuk kompisisi busana yang boleh dipakai, juga sudah diatur dalam dalam Pergub tersebut, yaitu:


Unsur Busana Adat Bali untuk perempuan sekurang-kurangnya terdiri atas:
  1. kebaya;
  2. kamen;
  3. selendang (senteng); dan
  4. tata rambut rapi.
Unsur Busana Adat Bali untuk laki-laki sekurang-kurangnya terdiri atas:
  1. destar (udeng);
  2. baju;
  3. kampuh;
  4. selendang; dan
  5. kamen.

Saya jadi berimajinasi, jika seluruh daerah memberlakukan aturan yang mengharuskan seluruh komponen masyarakat memakai busana adat masing-masing, pastinya akan menjadi Indonesia banget kan. 

Baju adat tidak hanya ditampilkan pada perayaan-perayaan tertentu saja. Dan yang lebih penting, produk lokal bahan busana daerah pasti akan lebih produktif. Di daerahmu apa sudah ada peraturan ini Gaes?

ARTIKEL KEREN LAINNYA:

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.
Buka Komentar