Skip to main content

follow us

Musim hujan segera tiba, biasanya saat hujan datang, selalu ada yang menyertainya. Apakah kamu tahu siapa yang biasanya menyertai hujan?

Benar jawabannya adalah angin. Hujan biasanya datang bersama dengan angin, dan ini cukup berbahaya. Usahakan menjauhi pepohonan saat hujan disertai angin. (*)

Saat musim hujan, selain diikuti oleh angin, biasanya juga diikuti oleh petir. Petir atau disebut dengan halilintar bukanlah sesuatu yang dihasilkan dari palunya Thor, melainkan terjadi karena adanya fenomena alam yang menyebabkan adanya petir.


Proses Terjadinya Petir

Petir disebut juga halilintar atau kilat, adalah fenomena alam yang biasa terjadi saat musim hujan, meski kadang juga terjadi saat tidak ada hujan. Inilah yang akhirnya dipakai orang-orang untuk mengatakan kalimat kiasan seperti ini "tidak ada hujan tidak ada angin, tapi kok ada petir" yang bisa dimaknai sebagai kejadian"tiba-tiba"yang tak lazim dikenali oleh manusia.

Untuk mengetahui bagaimana petir terjadi, kalian bisa baca langsung di Wikipedia, carilah kata kunci "Petir" di sana telah dijelaskan bagaimana petir terjadi. Saya lebih percaya situs Wikipedia karena dapat menjelaskan "kejadian petir" secara lengkap dengan referensi cukup.

Tips Menghindari Petir Saat Musim Hujan

Petir selalu mengeluarkan cahaya kilat dan suara (guruh), namun keduanya tidak datang kepada kita secara bersamaan. Biasanya saat ada petir, kilat cahaya petir lebih cepat dikenali oleh manusia yang kemudian disusul oleh suara keras dari petir (guruh). Fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan materi, kilat menggunakan kecepatan cahaya, sedangkan guruh menggunakan kecepatan suara.

Yang perlu kita pahami di sini adalah, bahwa kecepatan cahaya lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan suara. Lain lagi dengan kecepatan cinta, biasanya perasaan cinta lebih cepat datang di hati manusia ketimbang ungkapan cinta. Ini bisa dipahami karena, cinta memiliki unsur cahaya, sehingga ia lebih cepat datang dari pada ungkapan cinta itu sendiri. Sampai di sini mungkin kamu sudah paham perbedaannya. LOL.

Nah, jika kamu sudah bahagia karena telah membaca artikel ini, maka saya akan bagikan tips bagaimana menghindari petir:

Bacalah Do'a

Selalu minta perlindungan Tuhan dari bahaya petir. Orang bertuhan selalu percaya bahwa petir adalah ciptaan Tuhan. Sekalipun kita telah memahami fenomena terjadinya petir. Petir tidak mungkin terjadi tanpa disengaja. Saya percaya bahwa petir adalah kehendak Tuhan. Maka sebagai orang islam, saat terjadi petir, bacalah do'a saat terjadi petir:

Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

Artinya: Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya”

Atau silakan berdoa dengan bacaan yang kamu sukai, yang penting niatnya baik, misalnya mengatakan "Ya Alloh, lindungilah kami dari bahaya petir"

Dengan begitu, semoga kita selalu dalam lindungan Alloh dari segala macam mara bahaya. Selanjutnya, silakan melakukan ikhtiar ini. Saya sengaja mencarikan ilustrasi di bawah ini supaya penjelasan ini mudah dipahami.



Jangan Berada di Pinggir Rumah

Berada di samping atau belakang rumah saat ada petir sangatlah bahaya. Terkadang rumah dipasangi alat anti petir yang berfungsi untuk menghindari hantaman petir langsung pada rumah. Listrik yang menghantam alat anti petir bisa menyebar ke samping atau belakang rumah.

Jadi saat terjadi petir, lebih baik masuk ke dalam rumah dan menunggu petirnya hilang. Tidak perlu sok jagoan memandangi petir dari samping rumah ya Gaes.

Atur Jarak Saat Jalan Bersama Teman-Teman

Saat kalian sedang ramai-ramai berjalan santai dan hujan turun, segeralah untuk bersiaga, apalagi saat melihat kilat atau mendengar guntur. Atur posisi kalian berjarak 10 feet/kaki atau sekitar 30 meter. Lalu apabila petir sering muncul, jongkoklah untuk mengurangi ketinggianmu. Biasanya petir menyambar benda tertinggi di sekitar tempat kemunculannya.

Jika petir sudah reda, segeralah untuk mencari tempat berteduh di bawah atap rumah. Oh ya jangan berteduh disamping rumah, ingat tips nomor 1 tadi.

Jangan di Luar Mobil Tapi Masuklah Ke dalam Mobil

Saat naik mobil lalu tiba-tiba petir datang, tidak perlu keluar dari mobil, karena tempat yang paling aman adalah di dalam mobil. Petir yang menyambar mobil tidak sampai masuk ke dalam mobil karena interior mobile tidak banyak menggunakan bahan konduktor listrik. 

Jadi tetaplah berada di dalam mobile sambil berdoa seperti yang telah saya ajarkan di atas. Kalau kamu Non Muslim, berdoalah memakai do'a yang telah kamu pelajari.

Jangan Berada di Bawah Pohon

Berada di bawah pohon saat ada petir, bukanlah pilihan tempat bagus untuk berlindung. Ingat, petir lebih sering mencari benda yang paling tinggi, karena baginya itu adalah konduktor terbaik. Apabila petir menyambar pohon, maka listrik menyebar di sekitaran pohon tersebut. Jika kamu berada di bawahnya, tentu sangat bahaya.

Meski kamu berada di bawah pohon, ambillah jarak sekitar 1 meter dari pohon. Tidak perlu ngeyel berdekatan dengan pohon, apalagi memeluknya. Pohon mungkin sayang sama kamu, begitu juga kamu sayang pohon, tapi petir tidak sayang kalian berdua. Jadi jangan ambil resiko untuk kalian berdua ya. LOL.

Bisa jadi petir juga sayang kalian berdua, tapi apa daya, petir adalah listrik dan kalian tidak bisa bersentuhan langsung dengan listrik. Oke deh, kalau sudah begini, saling mendo'akan saja, semoga kamu, pohon dan petir selalu dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa. Amin.

Nah, habis sudah tips yang saya berikan, nulis segini panjangnya itu capek lo, jadi jika masih ada yang kurang, bisa kamu tambahi sendiri. Namun jika artikel ini bermanfaat kepada kamu, bantulah untuk share, supaya yang lain juga kebagian manfaat. Terimakasih sudah membaca.

(*) Mungkin, saat kamu jawab pertanyaan di atas, jawabannya adalah petir. LOL

ARTIKEL KEREN LAINNYA:

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.
Buka Komentar