Skip to main content

Hoax Kesehatan: Dari Mie Beracun Hingga Daging Impor Berbahan Manusia

Info Kesehatan - Anda familiar dengan hoax politik? Hoax politik bisa berbentuk tulisan disertai gambar dengan bahasa persuasif yang seolah-olah terjamin kebenarannya. Hoax ini dibikin oleh buzzer-buzzer yang isinya provokatif dan fitnah untuk menjatuhkan lawan politik junjungannya.

Hoax-hoax ini tersebar di facebook, instagram, twitter hingga grup-grup whatsapp keluarga. Orang yang belum terbiasa menangani hoax biasanya akan terburu-buru untuk membagikan tulisan tersebut tanpa kroscek kebenarannya terlebih dahulu. Di jaman sekarang hoax politik memang terbukti ampuh sebagai alat pertarungan para politikus. Hoax ini seringkali menyangkut isu identitas seperti agama, ras, keyakinan, dsb.

Tapi selain hoax politik yang massif tersebar, kita juga tidak boleh lengah akan adanya hoax kesehatan. Hoax ini dibikin entah oleh siapa. Bisa saja orang usil yang ingin menyesatkan orang banyak dan akan tertawa puas ketika banyak yang mempercayainya.

Sama seperti hoax politik, hoax kesehatan juga menyebarkan ketakutan-ketakutan yang berlebihan dan tidak perlu. Supaya terkesan lebih meyakinkan, hoax ini biasanya dibumbui rujukan dari tokoh-tokoh kesehatan. Berikut hoax-haox kesehatan yang tersebar dan terbukti kebohongannya:

1. Menaruh bawang merah dapat menyerap virus penyebab flu



Hoax itu mengatakan jika kita menaruh beberapa bawang merah di sudut ruangan, maka ia akan menyerap virus-virus yang ada di dalam rumah. Hoax ini awalnya disebarkan oleh fanspage facebook yang kemudian menyebar sampai ke grup-grup whatsapp keluarga.

Hoax ini sebernarnya berasal dari luar negeri yang kemudian tersebar di Indonesia. Dalam sebuah artikel di situs National Onion Association (NAO) sebuah organisasi yag mewakili petani, pedagang, importer, eksporter bawang merah di Amerika Serikat mengatakan bahwa itu hanyalah mitos yang sudah melegenda dan tersebar seantero dunia. Tak ada bukti penelitian ilmiah apapun bawang merah mentah yang dipotong menyerap kuman dan mensterilkan udara di ruangan.

2. Makan mie dan coklat bersamaan menyebabkan keracunan yang berujung kematian



Dalam info tersebut mencatut nama menteri kesehatan sebagai tokoh yang menganjurkan dan harus disebar supaya masyarakat teredukasi. Jika ada salah seorang anggota grup whatsapp anda yang menyebarkan info ini segera saja anda luruskan bahwa itu hoax. Dalam investigasi yang dilakukan detikhealth bersama ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND mengatakan bahwa segala jenis arsenik memang tergolong produk beracun. Namun memang dalam tubuh manusia atau hewam akan selalua ada arsenik dalam level yang sangat rendah hasil akumulasi makanan maupun udara.

“Bukannya tidak mungkin ada kontaminasi arsenic atau keracunan. Tapi yang tidak mungkin adalah produsen mie yang telah lolos sertifikasi BPOM dengan sengaja memakai arsenik sebagai bahan bakunya. Jadi ini super duper hoax,”ungkap Leona.

3. Daging impor cina berbahan daging manusia



Dalam info ini memuat gambar petugas berseragam yang sedang memeriksa daging cincang dan apa yang nampak di sana seperti jenazah manusia dalam ruang daging. Hoax ini telah tersebar sejak tahun 2016 dan bisa dipastikan kebohongannya karena salah satu gambar daging manusia yang dipakai adalah foto marketing dari game Resident Evil tahun 2012.

“Ini adalah fitnah jahat yang sama sekali tidak bisa diterima oleh kita,” bantah Kementerian luar negeri Cina seperti yang dikutip oleh BBC saat hoax itu tersebar tahun 2016.
Bahkan hoax yang sudah diklarifikasi tahun 2016 masih saja disebarkan lagi di tahun 2019. Kira-kira kenapa ya?

4. Minum jeruk sehabis makan udang bikin keracunan arsenic



Dalam info ini diceritakan seorang wanita yang mati keracunan akibat minum vitamin C seusai menyantap udang. Menurut dokter gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta dan Nutrsionis Persagi, Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, minum jeruk sehabis makan udang tidak dilarang di dunia kesehatan. Efek keracunan yang disangkakan dalam info tersebut sama sekali tidak benar.

5. Menaruh bawang putih di pergelangan tangan mengobati sakit gigi



Entah bagaimana caranya info semacam ini bisa dipercaya banyak orang bahkan disebar ribuan kali di facebook. Padahal seperti yang dilansir di Kompas, drg Widya Apsari Sp.PM menegaskan tak ada kaitannya bawang putih yang ditempel di tangan bisa menyembuhkan sakit gigi karena tidak ada hubungan antara syaraf tangan dengan gigi. Widya mengatakan bahwa penempelan bawang putih tidak bisa menyembuhkan sakit gigi dan hanya pengalihan rasa sakit saja karena sifat bawang putih yang panas akan menyebabkan kulit melepuh dan perih.

Begitulah hoax-hoax kesehatan sering kita temui disebar di whatsapp. Jika anda menemui informasi apapun ada baiknya dicek terlebih dahulu kebenarannya sebelum dibagikan ke orang lain. Jangan sampai anda justru jadi pelaku yang meneruskan mata rantai penyebaran hoax yang menyesatkan keluarga atau teman-teman anda. Selamat berinternet sehat!

HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar