Skip to main content

Cara Sederhana Menanam Bunga Telang

Manfaat Bunga Telang (Clitorea Ternatea L.) begitu banyak bagi kesehatan manusia. Seperti yang sudah saya ulas di artikel sebelumnya, penelitian membuktikan manfaat Bunga Telang. Bunga Telang bermanfaat untuk mencegah stress dan penyakit degeneratif, diabetes, obesitas, kanker, peradangan, kerusakan hati dan menyembuhkan asma.

Nah, kali ini saya akan mengulas cara sederhana menanam Bunga Telang. Bagi kalian yang ingin menanam Bunga Telang di pekarangan rumah, di kebun dan sebagainya, silahkan simak tips-tips dari saya ya, gaes.

1. Siapkan Bibit Bunga Telang

Bibit bunga telang bisa di dapatan di toko atau siapapun yang menjual bibit Bunga Telang. Tapi, Bunga Telang ini sebenarnya adalah tanaman liar. Jadi, jika bisa menemukan Bunga Telang di sekitar rumah, maka kalian termasuk orang yang beruntung, gaes. Kalian juga beruntung kalau mempunyai teman yang baik hati dan suka berbagi bibit tanaman.

Setelah mendapatkan bibit Bunga Telang, kalian bisa memilah mana bibit yang layak dan mana bibit yang kurang layak. Caranya, rendam bibit di dalam air selama tiga sampai lima menit. Kalau ada bibit yang mengapung, kalian bisa menyingkirkan bibit itu karena bibit itu terindikasi berkualitas rendah.

Bibit-bibit yang tenggelam dibiarkan antara 7-12 jam. Hal ini dilakukan untuk mendukung bibit supaya bisa tumbuh dan bertunas lebih mudah. 

2. Semai Bibit Bunga Telang

Sebelum menyemai bibit Bunga Telang, kalian perlu menyiapkan media semainya. Kalian bisa menggunakan wadah seperti nampan, kaleng bekas, atau polybag. Saran saya, kalian bisa memakai polybag yang sudah dilubangi bagian bawahnya untuk sirkulasi air.

Berikutnya, siapkan tanah, sekam atau dedaunan kering, dan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Saran saya, kalian bisa menggunakan tanah di sekitar pohon bambu. Alasannya, pohon bambu tidak pernah terkena penyakit dan di bawah pohon bambu ada mikroorganisme yang membantu tanaman.

Setelah itu, isi wadah dengan media semai sampai terisi ¾. Bibit yang sudah direndam selama 7-12 jam tadi kemudian dikeringkan secara alami. Lalu, tanam bibit Bunga Telang dengan kedalaman kurang lebih 0,8-1,2 cm dari permukaan media semai.

Semprot permukaan media semai dengan spray air. Kemudian, tutup bagian atasnya dengan plastik bening berlubang. Simpan wadah di tempat yang teduh dan pastikan media semai selalu dalam kondisi lembap. Bibit Bunga Telang akan mulai bertunas dalam waktu dua sampai tujuh hari. Kalau benih sudah tumbuh selama lima minggu dan mengeluarkan dua sampai lima helai daun, maka bibit sudah siap untuk ditanam.

3. Pindah Bibit Bunga Telang Siap Tanam

Pindahkan bibit Bunga Telang yang sudah siap tanam ke dalam pot yang lebih besar. Kemudian, letakkan batu-batu kecil di bagian dasar pot. Isi pot dengan campuran tanah, sekam atau dedaunan kering dan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan komposisi 2:1:1.

Siapkan kayu atau besi sebagai media rambat. Pasang tegak lurus dengan jarak 4-8 cm. Ambil bibit Bunga Telang di media semai beserta dengan akarnya dan tanam di pot. Jangan sampai ada bagian akar tanaman yang lecet atau patah selama proses pemindahan ya, gaes.

4. Rawat Tanaman Bunga Telang

Cara merawat Tanaman Bunga Telang itu sangat sederhana, yaitu dengan menyiramnya di pagi dan sore hari. Usahakan, media tanam terkena sinar matahari langsung ya, gaes. Tapi, kalau tidak terkena matahari langsung, cukup disiram satu kali di pagi atau sore hari. Ketika tanaman Bunga Telang sudah tumbuh cukup tinggi, kalian bisa mengikat halus tanaman ke arah media rambat (kayu atau besi).

Selain menyiram, kalian juga bisa melakukan pemupukan. Kalian bisa menggunakan pupuk organik cair atau pupuk kalsium dalam waktu dua minggu sekali. Kalian juga bisa menggunakan pupuk dari komponen Bunga Telang itu sendiri, seperti batang, daun maupun bunga yang sudah kering. Alasannya, karena pupuk terbaik bagi tanaman berasal dari komponen tanaman itu sendiri. 

5. Panen Bunga Telang

Biasanya, kelopak Bunga Telang akan muncul setelah tanaman berusia lebih dari empat puluh hari. Sehingga, masa panennya bisa berada di antara 49-73 hari setelah tanam. Ketika kalian memanen Bunga Telang, tentu rasanya senang sekali kan, gaes. Saya ucapkan selamat kepada kalian yang akhirnya bisa menikmati berbagai manfaat Bunga Telang untuk kesehatan.

6. Simpan Biji Bunga Telang

Kalau kalian ingin terus menanam Bunga Telang, tentunya kalian memerlukan bibit Bunga Telang. Jadi, kalian perlu memperkirakan, berapa jumlah Bunga Telang yang akan kalian konsumsi dan berapa jumlah Bunga Telang yang akan kalian perlukan untuk mendapatkan bibitnya.

Cara mendapatkan bibit Bunga Telang sangat sederhana. Biarkan beberapa Bunga Telang mengering (dari warna ungu ke coklat). Bunga Telang bisa menghasilkan bibit pada usia 110-150 hari. Setelah itu, petik Bunga Telang yang mengering. Siapkan wadah, seperti nampan, kemudian jemur di bawah sinar matahari. Tinggal ditunggu hingga Bunga Telang itu memecahkan diri dan mementalkan bibit-bibit.

Setelah itu, kalian bisa menyimpan bibit-bibit Bunga Telang untuk keperluan penanaman berikutnya. Simpan bibit Bunga Telang dalam wadah yang kering dan bersih seperti botol kaca bekas selai atau plastik klip. Pastikan wadah tertutup rapat dan simpan di tempat dengan kelembapan yang rendah (di bawah 15 derajat celcius).

Demikian ulasan cara sederhana menanam Bunga Telang dari saya. Silahkan membagikan artikel ini jika menurut kalian artikel ini bermanfaat. Selamat menanam dan mari bersenang-senang.


Comment Policy: Saya sangat senang jika kamu mau meninggalkan komentar. Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar