Skip to main content

Penghasilan Youtube dan Blog Tetangga Banyak, Kok Kamu Tidak Bisa?

Dunia ini kejam hanya bagi orang-orang yang tidak mau bersaing dan lebih mengedepankan kepasrahannya sebelum berusaha.

Pasrah itu bagus sebenarnya, terutama bagi kesehatan jiwa, namun pasrah sebelum berusaha itu buruk. Bahkan bisa disebut penyakit mental.

Oke, saya sedang berbicara tentang dunia internet, terutama bagi konten kreator yang sedang berdarah-darah membangun konten supaya menarik orang untuk melihatnya.

Kalau kamu adalah seorang Blogger atau Youtuber, maka artikel ini tepat untuk kamu baca.

Supaya apa?

Supaya kita tidak menjadi orang yang kehilangan tujuan dan kalap karena tak kunjung mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Kamu Blogger? Sudah lama menjadi Blogger? 

Atau kamu adalah seorang Youtuber dan saat ini sedang tertatih-tatih membuat konten.

Baik Blogger maupun Youtuber sebenarnya adalah tujuan mulia, kenapa bisa begitu?

Itu karena secara substansi, tujuan dari dibuatnya platform itu adalah untuk bisa membagikan hal-hal baik dengan cepat melalui internet supaya bisa dinikmati orang lain.

Tujuannya sih simpel dan sepele.

Itu juga bisa disebut sebagai upaya berlomba-lomba dalam menyebar kebaikan.

Namun sebenarnya yang memantik kamu untuk membuat konten tersebut, bisa ditebak dengan mudah.

Ayo jujur saja, kalian sedang mencari uang bukan?

Kalian mengedepankan membuat konten untuk mencari uang ketimbang menyajikan konten bermanfaat.

Nilai manfaatnya dinilai setelah menilai tentang keberadaan uang terlebih dahulu.

Apa itu salah?

Tidak, ini bukan perkara salah dan benar. Hanya saja kalian harus memahami beberapa hal.

Sebagian orang tertarik membuat Channel Youtube atau situs blog karena melihat iming-iming dari yang sudah berhasil.

Sebut saja berita Ata Halilintar atau Deddy Corbuzier yang bisa menghasilkan milyaran rupiah dalam sebulan.

Atau contoh yang paling kecil, kamu melihat info atau berita di media sosial yang menampakkan screenshot (SS) penghasilan dari Google Adsense.

Beberapa teman saya yang menyadari bahwa bisa memanfaatkan psikologi orang melalui SS penghasilan dari Adsense benar-benar menerapkan cara ini.

Dia masuk ke grup-grup Facebook dan membagikan SS dari beranda akunnya, dengan menambahkan kalimat "maaf bukan pamer, sekedar motivasi saja".

Alhasil, teori marketing seperti ini banyak mendapatkan tanggapan dari Blogger atau Youtuber lainnya yang masih berjibaku dengan (misalnya) kode PIN adsense.

Jika beruntung, orang-orang yang memanfaatkan teknik ini langsung naik derajatnya menjadi suhu atau mastah.

Apakah ini salah?

Tidak, jangan pikirkan ini tentang benar dan salah, ini hanya soal marketing.

Jika dilihat dari sisi marketing, ada beberapa jenis konsumen dalam dunia konten kreator

1. Para Konten kreator itu sendiri

2. Masyarakat Awam yang membutuhkan informasi

Kategori pertama bisa diubah menjadi kategori nomer dua, yaitu: "Para konten kreator yang membutuhkan informasi".

Kamu bisa banyak menyaksikan konten-konten yang diproduksi untuk menarik minat dari para blogger atau Youtuber.

Seperti ini misalnya "ebook cara cepat mendapatkan Subcriber dari Youtuber"

Judul ebook atau artikel demikian sangat menarik minat kalian bukan? Terutama bagi yang baru membaut chanel youtube.

Atau "Tips dan Trik menjadi kaya melalui Blog"

Saya pernah mencobanya dan hasilnya luar biasa.

Yang jelas tanpa sadar, teknik ini untuk menguasai konten kreator lainnya supaya menjadi konsumen dari sipembuat konten.

Lalu apa ini salah?

Sekali lagi, ini tidak berbicara benar dan salah, melainkan berbicara tentang siapa target utama dari konten yang kamu buat.

Penghasilan youtube tetangga banyak, Kok saya tidak bisa?

Hahaha, perasaan ini kerap sekali menghantui mereka yang kebelet mendapatkan penghasilan dari internet, namun tak kunjung membuahkan hasil.

Oke sekarang jangan pedulikan orang lain

Pedulikan diri kamu sendiri, saya berikan tips yang paling jitu supaya kamu segera berhasil.

Tenang, ini bukan teknik untuk menguasai Anda, ini pengalaman.

Sebenarnya, tidak ada trik khusus untuk menjadi Youtuber sukses dan Blogger sukses.

Yang ada hanyalah KONSISTEN.

Serius, tidak ada yang lebih hebat dari konsistensi.

Kalau kamu sudah memutuskan diri menjadi Youtuber atau Blogger kamu harus bisa menjadi orang yang konsisten.

Jangan sekali-kali berpikir bahwa dengan 50 konten yang kamu buat kamu bisa langsung sukses mendapatkan uang.

Tidak begitu cara kerjanya.

Siapa target pengunjung Anda? apa yang dia mau? kenapa harus melihat kontenmu?

Oh ya, saya bukan orang yang konsisten, makanya saya tidak bisa mendapatkan uang banyak dari Blog, karena pekerjaan utama saya bukan Blogger.

Saya hanya merasa sedih ketika berkunjung ke grup FB dan ada banyak orang yang patah semangat lantaran tak kunjung bisa memenuhi ekspektasinya.

Penghasilan konten kreator yang besar itu diperoleh dari konsistensinya dalam membuat konten.

Saya punya banyak teman yang bahkan 2 hari tidak tidur untuk menyiapkan dan membuat konten.

Setahun pertama mereka membuat Channel dan web tersebut disiapkan dengan sungguh-sungguh.

Mereka setiap kali mengevaluasi konten yang telah dibuat sebelumnya dan melakukan perbaikan-perbaikan pada konten selanjutnya.

Mereka tidak mengendurkan semangat sebelum targetnya terpenuhi.

Sudahlah, tinggalkan saja ebook atau petunjuk-petunjuk rumit yang beredar di internet.

Termasuk artikel ini, setelah selesai segera tinggalkan dan mulailah membuat list rencana konten yang akan kalian buat.

Jangan mudah percaya dengan tips-tips sukses menjadi Blogger dan Youtuber.

Saya kasih tahu ya, mereka juga sedang kebingungan membangun chanellnya sendiri.

Orang itu kalau sudah sukses ya lebih senang menyimpan rahasia perusahaannya. Tidak mungkin dibagi dengan cuma-cuma.

Sekali lagi tinggalkan saja, itu tidak penting.

Kamu harus fokus pada tujuanmu dan berusahalah untuk konsisten.

Konsisten saja sampai kamu menemukan petunjuk yang dapat kamu pelajari. Oke gaes...


Newest Post
HELP ME, BRO: Konten yang ada di blog ini asli karya Mas Trigus. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin. Traktir saya kopi melalui: Paypal atau Pulsa.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar